Samarinda (09/10) — Musyawarah Wilayah (Muswil) V JSIT Indonesia Wilayah Kalimantan Timur telah sukses digelar di Swiss-Belhotel Borneo, Kota Samarinda, pada Sabtu (09/10/2025).
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat penting, baik dari unsur eksternal maupun internal JSIT.
Kegiatan bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga SIT di seluruh wilayah Kalimantan Timur, serta membahas strategi pengembangan pendidikan Islam di Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Ketua JSIT Indonesia Wilayah Kalimantan Timur, Farrosih menekankan pentingnya regenerasi dan kolaborasi dalam kepemimpinan.
“Saatnya golongan muda tampil dan mengambil peran dalam struktur kepengurusan JSIT Kalimantan Timur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua JSIT Indonesia, Ahmad Fikri menegaskan pentingnya sinergi dan keterbukaan dalam membangun kekuatan pendidikan Islam.
“SIT harus merangkul SIT di luar JSIT, karena kini kita telah menjadi ormas (perkumpulan), bukan sekadar jaringan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, M. Jasniansyah juga memberikan sambutan inspiratif tentang makna mendidik dengan hati dan keteladanan guru.
“Pemerintah mendukung dan mengakui peran Sekolah Islam Terpadu (SIT) dalam mencerdaskan anak bangsa, khususnya di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Muswil V JSIT Indonesia Wilayah Kalimantan Timur ini dihadiri para perwakilan yayasan, kepala sekolah, pengurus JSIT daerah, serta para tamu undangan dari lembaga mitra pendidikan.
JSIT Indonesia Wilayah Kalimantan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam membangun pendidikan Islam di daerah ini, serta meningkatkan kualitas pendidikan untuk mencerdaskan anak bangsa.
