Gorontalo (29/12) — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Gorontalo menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 pada, Sabtu, 27 Desember 2025. Acara lima tahunan yang menjadi agenda krusial bagi keberlangsungan organisasi ini dipusatkan di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo.
Pada sesi pembukaan, acara dihadiri oleh Gubernur Gorontalo yang diwakili oleh Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Gorontalo, Anggota DPD RI Komite 3 Bidang Pendidikan H. Jasin U. Dilo, Amd., dan Kepala Kakanwil Kementerian Agama yang diwakili oleh Bagian Pendidikan Madrasah.
Dengan mengusung tema “Membangun Kolaborasi, Meningkatkan Inovasi, Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Gorontalo Maju dan Sejahtera”, kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi bagi seluruh Sekolah Islam Terpadu di Gorontalo agar dalam mencapai tujuannya tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Pelaksanaan Muswil menjadi momen strategis untuk penyegaran kepengurusan, agar roda organisasi tetap berjalan secara solid, profesional, amanah dan responsif terhadap dinamika zaman ” ujar Ketua JSIT Indonesia Wilayah Gorontalo, Herlis Setiawan Karim, M.Pd., dalam sambutannya.
Anggota DPD RI Dapil Gorontalo, H. Jasin U. Dilo, A.Md., dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk bisa terus berkolaborasi dan mendukung JSIT, khususnya relevansi dengan komite 3 yang ia bidangi sebagai senator.
“Kehadiran sekolah islam terpadu relevan untuk mendukung salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi yaitu pengembangan sumber daya manusia, sebagai jalan mewujudkan visi misi Gorontalo Maju dan Sejahtera”, ungkap Yaser Arafat Dama, Plt. Kepala Biro Perintahan & Kesra mewakili Gubernur Gorontalo.
Ketua II Pembinaan Karakter JSIT Indonesia, Masud, M.Pd., menegaskan bahwa JSIT senantiasa konsisten dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
“JSIT tetap menjaga niat awal dalam amanah pendidikan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa komitmen terhadap nilai dan tujuan awal inilah yang menjadi kekuatan utama JSIT dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan.
Selain agenda formal persidangan, panitia mengadakan kelas materi pengurus yayasan SIT serta kelas materi para Guru dan Tenaga Kependidikan.
Diharapkan melalui Muswil ini, lahir struktur kepengurusan yang lebih solid dan inovatif dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan kecakapan digital siswa.
Acara dibuka dengan khidmat, turut didalamnya penampilan dari TKIT Alkautsar & MTST Al Ishlah, dilanjutkan dengan serangkaian sidang komisi hingga pleno untuk membahas program organisasi, serta diakhiri dengan musyawarah mufakat untuk menentukan kepemimpinan baru.
Sebagai forum tertinggi tingkat wilayah, muswil juga berfungsi untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, merumuskan arah kebijakan strategis organisasi, dan memilih Ketua JSIT Indonesia Wilayah Gorontalo masa bakti berikutnya.
