Pontianak (17/11) – Musyawarah Wilayah (Muswil) III Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Kalimantan Barat sukses dilaksanakan pada 15–16 November 2025 di dua lokasi berbeda. Hari pertama dilaksanakan di Aula BPSDM Kalbar, sementara hari kedua berlanjut di Aula TKIT Al-Mumtaz.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh perwakilan sekolah SIT anggota JSIT Kalbar dengan total peserta mencapai 149 orang.
Muswil turut dihadiri dua perwakilan pengurus JSIT Indonesia, yakni Mas’ud dan Tuti Turmiati, serta perwakilan PGRI Kalbar, Ismadi. Selain itu, hadir pula para pembina dan pengawas JSIT Kalimantan Barat.
Mengusung tema ‘Kolaborasi dan Inovasi Menuju SIT Unggul yang Adaptif di Kalimantan Barat,‘ agenda ini diharapkan menjadi momentum kemajuan bagi SIT di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam menyambut pembukaannya, Mas’ud menekankan pentingnya Muswil sebagai ruang kolaborasi dan inovasi demi kemajuan pendidikan Islam terpadu. “Semoga musyawarah ini membawa keberkahan bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Ketua JSIT Kalbar demisioner, Zaenuri juga berharap ketua terpilih nantinya mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
Pada hari kedua, Muswil menetapkan Heri Martono, sebagai Ketua JSIT Kalbar periode 2025–2029 bersama jajaran kepengurusan barunya. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri.
Kegiatan ditutup dengan sambutan dari Tuti Turmiati yang berharap JSIT Kalbar menghadirkan semangat baru untuk menebar manfaat lebih luas.
