Perkuat Kolaborasi Pendidikan, JSIT Indonesia Audiensi dengan Kedutaan Besar Türkiye

Jakarta (11/06) — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menggelar audiensi dengan Kedutaan Besar Republik Türkiye di Jakarta, Senin (11/05/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis Indonesia–Türkiye di bidang pendidikan, pengembangan SDM, serta penguatan people-to-people relations dalam momentum 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Audiensi dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Türkiye untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Talip Küçükcan, bersama Atase Pendidikan Kedubes Türkiye, Selman Özdan.

Sementara dari JSIT Indonesia Pusat hadir Ketua 3 Kemitraan Ruli Renata, Kepala Departemen Hubungan dan Kerjasama Internasional Sapto Sugiharto, Kepala Badiklat Ahmad Komarudin dan Manager Operasional Arviantoni Sadri.

Dalam pertemuan, JSIT Indonesia memaparkan profil organisasi, sebaran sekolah anggota, serta program unggulan yang fokus pada pendidikan berbasis nilai Islam, penguatan karakter, kepemimpinan, inovasi pembelajaran, dan peningkatan kualitas guru.

JSIT juga menegaskan visi internasionalisasi pendidikan melalui jejaring global dan kolaborasi internasional.

Beberapa peluang kerja sama yang dibahas meliputi beasiswa studi lanjut bagi guru, siswa, dan alumni JSIT, program pengenalan budaya dan bahasa Turki, seminar pendidikan internasional, webinar ‘Study in Türkiye’, serta program pengembangan kepemimpinan generasi muda Muslim.

Pihak Kedutaan Besar Türkiye menyampaikan dukungan penuh terhadap penguatan hubungan pendidikan kedua negara dan membuka ruang komunikasi lanjutan dengan berbagai institusi pendidikan di Türkiye.

Audiensi juga menjajaki program educational visit, school leadership visit, teacher immersion program, dan student cultural exchange ke Türkiye.

Program ini diharapkan menjadi sarana pertukaran praktik baik dalam pengelolaan pendidikan, penguatan karakter, pengembangan teknologi pembelajaran, dan wawasan global bagi sekolah anggota JSIT.

Terkait kemitraan antar lembaga, kedua pihak mendiskusikan peluang sister school program, pertukaran pelajar dan guru, virtual collaboration, forum pelajar internasional, serta kolaborasi proyek budaya dan pendidikan. JSIT Indonesia berharap dapat dibangun pilot project kerja sama antara sekolah anggota JSIT dengan institusi pendidikan di Türkiye.

Ketua 3 Kemitraan JSIT Indonesia, Ruli Renata, menyebut audiensi berlangsung hangat dan konstruktif.

“Pihak Kedubes Türkiye menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan dan generasi muda. Ini sejalan dengan komitmen JSIT untuk memperluas jejaring internasional, meningkatkan kualitas SDM guru dan siswa, serta membuka akses studi lanjut ke Türkiye,” ujarnya.

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal membangun hubungan strategis dan berkelanjutan antara JSIT Indonesia dan Republik Türkiye, khususnya di bidang pendidikan, pengembangan generasi muda Muslim, pertukaran budaya, dan kolaborasi internasional.

KaDept Hubungan Internasional JSIT Indonesia bersama Atase Pendidikan Kedubes Turkiye juga menyepakati kolaborasi pada hal-hal esensial dalam konten pendidikan seperti kurikulum keterpaduan nilai-nilai keislaman dan penyediaan sumber belajar yang mendukung.

Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan dengan program-program konkret yang memberi manfaat nyata bagi dunia pendidikan Indonesia dan Türkiye.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*