Muswil II JSIT Wilayah Papua Teguhkan Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan Islam Terpadu di Tanah Papua

Kota Jayapura (23/12) — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Papua menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) ke-2 pada 20–21 Desember 2025 bertempat di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Kegiatan ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi serta penguatan peran Sekolah Islam Terpadu dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkarakter dan bermutu di Tanah Papua.

Muswil ke-2 JSIT Wilayah Papua mengusung tema ‘Berkolaborasi dan Berinovasi’ dengan subtema ‘Berkolaborasi dan Berinovasi Membangun Ekosistem Pendidikan yang Berkarakter dan Bermutu di Tanah Papua.’

Tema ini menegaskan komitmen JSIT untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan pendidikan melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan nilai karakter.Kegiatan ini dihadiri oleh 246 peserta dan panitia yang berasal dari unsur pengurus, yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta narasumber dari JSIT Indonesia Pusat.

Muswil ke-2 JSIT Wilayah Papua dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh strategis dari unsur eksternal, antara lain : Dewan Majelis Tinggi JSIT Indonesia Muhtasor, Gubernur Papua, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Origenes Kambuaya, Kepala BPMP Provinsi Papua, Junus Simangun Song, Pengurus JSIT Indonesia Pusat, diwakili oleh Asykari Chalil, Kodam XVII/Cenderawasih, diwakili Waka Bintaljarah Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Maralomben Harahap. Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

Sementara dari unsur internal JSIT, hadir Ketua JSIT Wilayah Papua, Dian Fitriana, 20 Ketua Yayasan yang menaungi Sekolah Islam Terpadu di Wilayah Papua, Dewan Pembina Nurkhairi, Badan Pengurus Harian (BPH) Seluruh Kepala Sekolah SIT se-Wilayah Papua Guru dan Tenaga Kependidikan SIT dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, Biak, Timika, Nabire, dan Wamena.

Komposisi peserta Muswil ke-2 JSIT Wilayah Papua terdiri atas Ketua dan Pengurus Yayasan SIT sebanyak 16 orang, Guru dan Tenaga Kependidikan SIT Kota dan Kabupaten Jayapura sebanyak 200 orangBadan Pengurus Harian (BPH) sebanyak 7 orang, Kepala Sekolah SIT se-Wilayah Papua sebanyak 20 orang, Narasumber MUSWIL dari JSIT Indonesia Pusat sebanyak 3 orang.

Agenda utama MUSWIL ke-2 ini adalah Penetapan dan Pelantikan Pengurus JSIT Indonesia Wilayah Periode 2025–2029, yang mencakup pelantikan kepengurusan wilayah JSIT Indonesia Wilayah Papua, JSIT Indonesia Wilayah Papua Tengah, JSIT Indonesia Wilayah Papua Selatan.

Adapun ketua wilayah terpilih yang dilantik adalah Ketua JSIT Wilayah Papua Periode 2025–2029 Bekti Nur Ayomi, Ketua JSIT Wilayah Papua Tengah Periode 2025–2029 Arifin Adi Julitera, Ketua JSIT Wilayah Papua Selatan Periode 2025–2029 Adi Santoso.

Selain agenda utama, MUSWIL juga dirangkaikan dengan agenda pendukung berupa Lokakarya Yayasan Sekolah Islam Terpadu Papua, Upgrading Guru Sekolah Islam Terpadu Papua yang bertujuan meningkatkan kapasitas tata kelola yayasan serta kompetensi profesional guru dalam menghadirkan pembelajaran yang bermutu, adaptif, dan berkarakter.

Dewan Majelis Tinggi JSIT Indonesia Muhtasor, menyampaikan Muswil ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi pendidikan Islam Terpadu, khususnya di Tanah Papua yang memiliki kekayaan budaya dan potensi sumber daya manusia yang besar.

Perwakilan Gubernur Papua, Origenes Kambuaya, dalam sambutannya menegaskan Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi kontribusi JSIT dalam membangun pendidikan yang berkarakter, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Papua.

Ketua JSIT Wilayah Papua Periode 2021–2025, Dian Fitriana menyampaikan MUSWIL ke-2 ini menjadi ruang konsolidasi dan estafet kepemimpinan untuk memperkuat peran JSIT dalam menghadirkan layanan pendidikan Islam Terpadu yang bermutu dan berkarakter di seluruh wilayah Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*