Depok (12/04) — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan Lingkar Ayah Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di sekretariat JSIT Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada Jum’at, (11/04).
Acara ini berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaboratif dan diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam penguatan pendidikan berbasis keluarga di lingkungan sekolah Islam terpadu di seluruh Indonesia.
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua Umum JSIT Indonesia, Fahmi Zulkarnain, dan perwakilan dari Lingkar Ayah Indonesia.
Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua Umum JSIT Indonesia, Shintawati, serta Direktur PI Edu, Maya Yunus, yang memberikan dukungan terhadap kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran ayah dalam pendidikan anak dan membangun ekosistem pendidikan yang harmonis antara sekolah dan keluarga.
Ketua Umum JSIT Indonesia, Fahmi Zulkarnain berharap melalui kerjasama ini kedua lembaga bisa mengembangkan berbagai program sinergis yang mencakup pelatihan, pendampingan, serta pengembangan kapasitas para ayah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya di lingkungan sekolah-sekolah Islam terpadu.
“Kolaborasi ini bukan hanya sebatas MoU, tetapi menjadi komitmen bersama dalam membangun generasi yang kuat, berakhlak, dan berdaya saing global melalui penguatan peran keluarga, khususnya ayah,” ujar Fahmi Zulkarnain.
Sementara itu, perwakilan Lingkar Ayah Indonesia Rizqi Tajudin menyampaikan apresiasi atas keterbukaan dan dukungan JSIT Indonesia dalam menyambut kerja sama ini.
“Kami meyakini bahwa pendidikan yang kuat harus dimulai dari rumah. Sinergi dengan JSIT Indonesia akan memperluas dampak positif terhadap ribuan keluarga di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Dengan penandatanganan ini, diharapkan akan lahir berbagai inisiatif dan program nyata yang dapat memperkuat peran keluarga, khususnya ayah, dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak Indonesia.
